Bahan Aktif Skincare Yang Kurang Cocok Dipakai Bersamaan

May 13, 2020

    Sebelum kita membahas bahan aktif apa saja yang sebaiknya dihindari dipakai secara bersamaan pada skincare, kita harus kenali dulu tipe kulit kita gimana. Setiap orang punya kulit yang berbeda - beda reaksinya terhadap suatu bahan aktif. Ingat! ketika kamu menggabungkan bahan aktif pada produk skincare kamu dan menyebabkan kulit break out, iritasi ataupun reaksi negatif lainnya, tapi belum tentu hal itu juga berlaku pada kulit orang lain, bisa jadi pada kulit orang lain malah menghasilkan reaksi yang positif. Hal ini juga berlaku sebaliknya, iya kulit emang se unik itu
    Nah maka dari itu penting banget buat kita tahu kulit kita cocoknya dengan bahan aktif apa, atau bahan aktif yang kurang cocok dikulit kita, atau bahkan yang anti di kulit kita. Untuk tahu hal itu ya kita mesti dicobaain dulu dong tentunya. Tapi kalo kamu nyobain produk baru harus hati - hati ya, nyobainnya satu-satu produk dulu jangan semua produk baru yang kalian beli langsung dicobain semua ke muka, ntar kalo langsung dicobain semua dan muka kamu menimbulkan reaksi yang negatif, kamu engga tau kan yang mana yang engga cocok dikulit kalian. Nah, maka dari itu kamu coba satu produk dulu minimal selama seminggu, kalo tidak menimbulkan reaksi yang negatif, silahkan dilanjutkan dan boleh cobain produk selanjutnya yang mau kamu gunakan untuk skincare kamu.
        Oke baiklah selanjutnya kita akan membahas mengenai bahan aktif apa saja yang kurang cocok untuk dipakai bersamaan. Disini kita akan membahas lebih khusus mengenai empat bahan aktif pada skincare, yaitu Vitamin C, Exfoliating Acid (AHA/BHA), Retinol dan Niacinamide.


Vitamin C + Retinol
Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat melindung sel - sel kulit dari paparan matahari yang dapat mengakibatkan penuaan dini maupun kanker kulit, dan seperti yang kita tahu bahwa vitamin C juga dapat mencerahkan kulit. Sedangkan Retinol merupakan Vitamin A yang dapat memudarkan titik kecokelatan dan memperbaiki kerutan. Akan tetap dua bahan aktif ini bekerja optimal pada lingkungan yang berbeda, dimana Vitamin C diformulasikan pada pH kurang dari 3,5, sedangkan Retinol bekerja optimal pada pH 5,5-6. Sehingga tidak disarankan jika dipakai secara bersamaan, karena akan mengurangi kinerja dari kedua bahan aktif tersebut dan berujung sia sia. Maka dari itu solusinya kalian bisa gunakan Vitamin C dipagi hari dan Retinol pada malam hari.

Vitamin C + Niacinamide
Seperti yang kita tau, Vitamin C sebagai antioksidan dapat menangkal radikal bebas, dan Niacinamide dapat melembabkan, membasmi jerawat dan juga dapat menangkal radikal bebas. Keduanya juga dapat menyamarkan noda hitam pada kulit. Lalu kenapa kedua bahan ini tidak dianjurkan dipakai secara bersamaan?
Apabila Niacinamide dan Vitamin C dipakai secara bersamaan, hal ini dapat mengubah niacinamide menjadi niacin. Nah bahayanya hal ini dapat mengaktikan langerhan cell  yang menyebabkan kemerahan pada kulit. Walaupun efek tersebut sementara, namun akan berbahaya bagi penderita jerawat yang meradang. Selain itu Kedua bahan ini apabila dicampurkan, maka akan menimbulkan warna kuning yang menandakan bahwa Vitamin C tersebut mengalami oksidasi yang dapat menghasilkan produk hydrogen peroxide dan mengakibatkan matinya sel kulit.

Vitamin C + AHA/BHA
Meskipun kedua bahan aktif ini dapat dipakai berbarengan, akan tetapi kamu tetap harus berhati - hati. Apabila tipe kulit kamu kering, menggunakan Vitamin C dan AHA/BHA secara bersamaan akan membuat kulit kamu semakin kering dan mengalami iritasi. Kedua bahan aktif ini sebaiknya digunakan pada tipe kulit yang berminyak. Akan tetapi, pemakaiannya harus diberi jeda beberapa menit.

Retinol + AHA/BHA
Retinol berfungsi memudarkan bintik - bintik kecoklatan dan menghilangkan kerutan pada wajah, sedangkan AHA/BHA dikhususkan untuk mengeksfoliasi kulit untuk mengatasi kulit kusam akibat penumpukan sel kulit mati. Dari fungsi kedua bahan aktif tersebut, mungkin kamu akan berskspektasi kulit kamu akan bebas dari kusam dan keriput apabila dipakai secara bersamaan. Tapi perlu kamu ketahui bahwa Retinol tidak sama dengan Eksfoliator, tetapi cara kerjanya yang serupa, yakni membantu pergantian sel.  Apabila dipakai secara bersamaan, maka akan menyebabkan lapisan pelindung kulit menjadi rusak yang mengakibatkan kulit menjadi kemerahan dan kering.

Niacinamide + AHA/ BHA
Niacinamide dan AHA/BHA mempunyai fungsi yang berlawanan sebagai skincare. Dimana Nacinamide meningkatkan pertahanan kulit dan melawan faktor perusak kulit, sedangkan AHA/ BHA sbekerja sebagai eksfoliator. Sama halnya dengan Vitamin C, apabila dipakai secara bersamaan akan mengurangi kinerja dari masing - masing bahan aktif tersebut, meskipun AHA/BHA bukan tergolong asam kuat seperti Vitamin C. Hal ini kembali lagi dengan tipe kulit masing - masing. Akan tetapi apabila tipe kulit kamu sensitif, pemakaian kedua bahan tersebut secara bersamaan akan memicu breakout.






You Might Also Like

0 komentar

kurn

My photo
kurn. 21 tahun. Indonesian Gadis. Bengkulunese. Sarjana sains yang hobinya bukan. penelitian, riset atau sejenisnya. Sukanya rebahan dan ghibah. Lebih tepatnya ghibah sambil rebahan.

Report Abuse